Program Studi Administrasi Publik Negara (APN) Politeknik STIA LAN Bandung dan Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Brawijaya secara resmi menandatangani Implementation Agreement (IA) pada Kamis, 12 Februari 2026 di Malang. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi guna mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi di bidang administrasi publik dan pemerintahan.
Penandatanganan IA tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama institusional dalam mendukung implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melalui program Merdeka Belajar. Kolaborasi ini mempertegas komitmen kedua program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, serta relevan dengan dinamika tata kelola pemerintahan.
Ruang lingkup IA secara khusus mencakup program pertukaran mahasiswa yang diikuti oleh tujuh mahasiswa APN Politeknik STIA LAN Bandung ke Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Brawijaya. Program ini menjadi wahana strategis bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik lintas kampus, memperkaya perspektif keilmuan, serta meningkatkan kapasitas analitis dan praktis dalam bidang administrasi publik dan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi APN Politeknik STIA LAN Bandung Dr. Siti Widharetno Mursalim, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa program pertukaran pelajar ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antar mahasiswa dan dosen kedua institusi. Penguatan jejaring tersebut dinilai penting sebagai modal sosial dan intelektual dalam membangun ekosistem akademik yang dinamis dan produktif.
Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Brawijaya Restu Karlina Rahayu, Ph.D., menegaskan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kapasitas generasi muda di sektor publik. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang adaptif, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam pembangunan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.
Melalui Implementation Agreement ini, kedua program studi berkomitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan Merdeka Belajar secara berkelanjutan serta memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia sektor publik yang unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.




