Dukung Pengembangan Magister Terapan, Politeknik STIA LAN Bandung Terima Benchmarking PKN STAN

Bandung – Politeknik STIA LAN Bandung menerima kunjungan benchmarking dari Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Politeknik STIA LAN Bandung ini dilaksanakan dalam rangka memperoleh referensi serta berbagi pengalaman terkait proses pembentukan Program Studi Magister Terapan yang saat ini tengah direncanakan untuk dikembangkan oleh PKN STAN.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Direktur PKN STAN, Evy Mulyani, Ak., M.B.A., Ph.D., bersama jajaran pimpinan dan perwakilan unit kerja di lingkungan PKN STAN. Rombongan disambut langsung oleh Direktur Politeknik STIA LAN Bandung, Dr. Muhamad Nur Afandi, beserta jajaran pimpinan, kepala program studi, dan kepala unit kerja di lingkungan Politeknik STIA LAN Bandung. Turut hadir dari pihak PKN STAN Wakil Direktur PKN STAN, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Ketua Program Studi D IV Manajemen Keuangan Negara, serta Kepala Satuan Penjaminan Mutu.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi berdiskusi mengenai berbagai aspek strategis dalam pengembangan program magister terapan, mulai dari perencanaan akademik, tata kelola program studi, sistem penjaminan mutu, hingga kesiapan sumber daya pendukung. Diskusi ini menjadi sarana berbagi praktik baik (best practices) antar institusi pendidikan vokasi dalam menghadapi dinamika pengembangan pendidikan tinggi yang semakin berkembang.

Selain sebagai forum pertukaran pengetahuan, kegiatan benchmarking ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kerja sama antar perguruan tinggi vokasi di lingkungan pemerintahan. Ke depan, kedua institusi membuka peluang kolaborasi dalam berbagai kegiatan akademik, di antaranya melalui visiting lecture, visiting fellowship, pertukaran pengajar (faculty exchange), kolaborasi penelitian bersama (joint research), serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kunjungan ini diharapkan dapat terjalin pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang konstruktif antara kedua institusi, sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan sektor publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *