Politeknik STIA LAN Bandung Gelar Bimtek Penyusunan Proposal dan Pelaksanaan PKM 2026

Bandung, 20 Februari 2026 — Politeknik STIA LAN Bandung melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal dan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh 20 dosen dari berbagai program studi sebagai bagian dari komitmen institusi untuk meningkatkan kualitas PKM yang berbasis dampak dan berkelanjutan.

Bimtek menghadirkan narasumber bapak Fernando Galang, Head of Partnership & Communication Lestari Foundation, dengan dipandu perwakilan p3m sebagai moderator fandi ahmad, didalamnya memaparkan materi mengenai konsep pemberdayaan masyarakat, pendekatan sustainability, pengembangan Theory of Change, strategi keberlanjutan program, serta penyusunan proposal PKM yang berorientasi pada perubahan dan berbasis data.

Penguatan Kompetensi Dosen untuk PKM Berbasis Dampak
Dalam sambutan pembuka, Direktur Politeknik STIA LAN Bandung menegaskan bahwa PKM merupakan salah satu pilar penting dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dirancang secara terukur, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi sektor publik. Bimtek ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dosen dalam mengembangkan PKM yang responsif terhadap dinamika sosial dan tuntutan tata kelola publik.
Peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai konteks risiko global, prinsip dan tahapan pemberdayaan masyarakat, penerapan indikator SMART, serta teknik penyusunan proposal berbasis Theory of Change (ToC). Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab yang mengangkat pengalaman peserta dalam pelaksanaan PKM di lingkungan masing‑masing.

Peningkatan Kapasitas Peserta Terukur Melalui Evaluasi
Efektivitas kegiatan diukur melalui pelaksanaan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata meningkat dari 76,9 pada pre-test menjadi 91,9 pada post-test. Seluruh peserta berhasil mencapai nilai di atas standar kompetensi minimum, sementara 75 persen di antaranya mencatatkan nilai di atas 90. Temuan ini menunjukkan bahwa materi dan metode penyampaian dalam Bimtek berhasil meningkatkan kompetensi peserta secara substansial.

Langkah Lanjutan dan Komitmen Institusi
Melalui penyelenggaraan Bimtek ini, Politeknik STIA LAN Bandung berharap terbangunnya keseragaman standar mutu PKM serta meningkatnya kualitas proposal yang disusun dosen. Narasumber merekomendasikan penguatan sesi praktik, penambahan durasi pelatihan, dan pendampingan lanjutan agar implementasi Theory of Change dan strategi keberlanjutan dapat diterapkan secara optimal dalam proposal PKM yang akan diajukan.
Politeknik STIA LAN Bandung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas dosen dalam menghasilkan program PKM yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada perubahan sosial yang berkelanjutan, sejalan dengan peran institusi dalam pengembangan sektor publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *