Karawang, 14–15 Juli 2026 – Politeknik STIA LAN Bandung bersama Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) melaksanakan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kabupaten Karawang sebagai bagian dari program pendampingan berkelanjutan selama tiga tahun, periode 2026–2028. Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong lahirnya inovasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Implementation Agreement (IA) antara Politeknik STIA LAN Bandung dan Universitas Singaperbangsa Karawang sebagai landasan kolaborasi dalam pelaksanaan program. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Permasalahan dan Potensi Desa di Kecamatan Telukjambe Barat yang dihadiri Camat Telukjambe Barat beserta jajaran pemerintah kecamatan, Kepala Desa dan perangkat Desa Wanakerta, unsur kelembagaan desa, serta tim dosen dari kedua perguruan tinggi. Forum ini menjadi langkah awal untuk memetakan kondisi pelayanan publik, mengidentifikasi potensi dan tantangan desa, serta merumuskan arah pendampingan selama tiga tahun ke depan.
Koordinator kegiatan, Rofi’ Ramadhona Iyoega, S.P., M.Sos., menjelaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah desa dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan memuaskan masyarakat. Senada dengan itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik STIA LAN Bandung, Dr. Dinoroy M. Aritonang, S.H., M.H., menegaskan bahwa peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa memerlukan pendampingan yang berkelanjutan, evaluasi berkala, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Wakil Dekan I FISIP UNSIKA, Dr. Zainal Abidin, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Camat Telukjambe Barat, Rully Sutrisna, S.STP., M.M., yang berharap hasil pendampingan mampu menghadirkan solusi nyata bagi desa-desa di Kabupaten Karawang.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta melaksanakan deklarasi untuk mewujudkan pelayanan publik desa yang profesional, transparan, akuntabel, responsif, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui kegiatan penguatan kapasitas aparatur Desa Wanakerta pada hari berikutnya.
Direktur Politeknik STIA LAN Bandung, Dr. Muhamad Nur Afandi, S.Pd., M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata. Program pendampingan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan desa yang semakin baik serta pelayanan publik yang semakin berkualitas. Kepala Desa Wanakerta, Amah Maryamah, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan dan berharap pendampingan yang dilakukan dapat memperkuat kapasitas aparatur desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para akademisi dari Politeknik STIA LAN Bandung dan UNSIKA memberikan materi mengenai etika pelayanan publik, pencegahan maladministrasi, penyusunan Standar Pelayanan dan Standar Operasional Prosedur (SOP), penguatan implementasi SOP, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penguatan kelembagaan pemerintahan desa, hingga penyusunan rencana aksi sebagai langkah awal implementasi hasil pendampingan. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan aparatur desa untuk mengidentifikasi tantangan sekaligus merumuskan inovasi pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dipaparkan hasil identifikasi lapangan sekaligus peluncuran Roadmap Desa Ramah Pelayanan Publik Tahun 2026–2028 yang memuat arah pendampingan selama tiga tahun, mulai dari penguatan kolaborasi, tata kelola pemerintahan desa, peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi digital pemerintahan desa, hingga pengembangan inovasi pelayanan berbasis partisipasi masyarakat. Dokumen roadmap tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bapperida Kabupaten Karawang sebagai bentuk kontribusi akademik dalam mendukung pembangunan desa yang semakin profesional, transparan, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara Politeknik STIA LAN Bandung, Universitas Singaperbangsa Karawang, Pemerintah Kabupaten Karawang, Pemerintah Kecamatan Telukjambe Barat, dan Pemerintah Desa Wanakerta, kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian kepada masyarakat yang mampu menghasilkan praktik baik dalam pengembangan pelayanan publik desa serta dapat direplikasi di berbagai daerah sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin berkualitas.




