Politeknik STIA LAN Bandung Kirim Mahasiswa ke Lembang untuk Petakan Masalah Tata Kelola Pemdes

Lembang, 30 Juli 2026 — Politeknik STIA LAN Bandung berkolaborasi dengan Kecamatan Lembang dalam pelaksanaan Program Magang Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Pembangunan Negara (APN). Sebanyak 90 mahasiswa diterjunkan untuk memperoleh pengalaman empiris sekaligus berkontribusi dalam mengidentifikasi dan memetakan berbagai persoalan tata kelola pemerintahan desa di wilayah Kecamatan Lembang.

Program magang yang akan berlangsung pada 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang dirancang untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan realitas dan kebutuhan di masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan didampingi oleh dosen, pemerintah desa, serta masyarakat untuk mengidentifikasi permasalahan, menyusun alternatif solusi, dan mendorong lahirnya inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Direktur Politeknik STIA LAN Bandung, Muhamad Nur Afandi, menyampaikan bahwa program magang merupakan langkah strategis dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual kepada mahasiswa.

“Mahasiswa ini akan didampingi dosen, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mencari solusi serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang mereka temukan secara bersama-sama,” ujar Muhamad Nur Afandi saat ditemui di Kantor Desa Lembang, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, program magang tersebut menjadi bagian penting dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman empiris di lapangan. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menerapkan teori yang telah diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mampu memahami persoalan nyata dan merumuskan solusi berdasarkan kondisi di masyarakat.

“Kita ingin mereka memiliki pengalaman langsung di masyarakat. Program magang di desa ini menjadi sebuah living laboratory, lalu bersama-sama menyodorkan inovasi untuk menyelesaikan masalah yang mereka temukan,” ungkapnya.

Muhamad Nur Afandi menegaskan, program magang bukan sekadar bagian dari rangkaian perkuliahan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

“Output yang diharapkan tentu adalah para mahasiswa ini mampu meningkatkan profil lulusan. Ketika mereka nanti lulus, mereka akan memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja,” tegasnya.

Ia berharap kehadiran mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung di Kecamatan Lembang tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi pemerintah desa dan masyarakat melalui gagasan, inovasi, dan karya yang dihasilkan selama pelaksanaan magang.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa didorong untuk memegang tiga nilai utama, yaitu belajar, berkarya, dan berdampak.

“Tentu kolaborasi ini dua arah. Secara internal kami menjadikan magang ini untuk mahasiswa belajar, berkarya, dan berdampak. Berdampak itu tentu memberikan manfaat positif dengan inovasi dan karya di manapun mereka berada, termasuk di Lembang ini,” tandasnya.

Kecamatan Lembang Sambut Baik Kolaborasi

Camat Lembang, Bambang Eko Setyowahjudi, menyambut baik pelaksanaan Program Magang Mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung di wilayah Kecamatan Lembang. Menurutnya, Lembang saat ini tengah mendorong pembangunan serta peningkatan mutu pelayanan, khususnya pada tingkat pemerintahan desa.

Ia menilai kehadiran mahasiswa dapat menjadi peluang untuk menghadirkan perspektif dan gagasan baru dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa.

“Mahasiswa ini kan anak muda, agent of change, masih semangat. Ini kolaborasi yang baik. Betul, kami mengharapkan dampak, impact, pengaruh yang positif, tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi ada perubahan yang baik pula di wilayah kami, di Lembang ini,” kata Bambang.

Bambang berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat secara timbal balik, baik dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa maupun dalam membantu pemerintah desa menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Desa Cikole Dorong Inovasi Administrasi

Dukungan terhadap pelaksanaan program magang juga disampaikan Kepala Desa Cikole, Tajudin. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Desa Cikole saat ini tengah membutuhkan inovasi dalam penguatan sistem administrasi.

Menurut Tajudin, keberadaan mahasiswa di Desa Cikole diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik, tetapi dapat menghasilkan inovasi yang benar-benar membantu pemerintah desa.

“Kita berharap ini tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban kuliah. Kita berharap dengan kolaborasi ini ada inovasi yang bisa membantu kami juga. Ini nyambung dengan kami yang ada program pembangunan administrasi,” ujar Tajudin.

Ia menambahkan, ruang kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa tidak hanya terbatas pada urusan pemerintahan, tetapi juga mencakup berbagai organisasi dan lembaga yang berada di tingkat desa.

Menurutnya, sejumlah organisasi dan lembaga di desa masih membutuhkan penguatan dalam pengelolaan administrasi. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan tersebut sekaligus memberikan alternatif solusi melalui pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki.

“Kita kolaborasi nanti, banyak sebenarnya, bukannya hanya pemerintahan. Nanti ada BKP, ada LPD, dan ada organisasi serta lembaga yang pengelolaan administrasinya masih lemah. Mudah-mudahan ini bisa kita manfaatkan. Kami menyambut baik sekali,” tandasnya.

Membangun Pembelajaran yang Berdampak

Kolaborasi Politeknik STIA LAN Bandung dengan Kecamatan Lembang melalui Program Magang Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Administrasi Pembangunan Negara menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pembelajaran yang lebih dekat dengan persoalan nyata di masyarakat.

Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, pemecahan masalah, kerja sama, serta merumuskan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah desa.

Bagi Politeknik STIA LAN Bandung, program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membangun kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat. Melalui semangat belajar, berkarya, dan berdampak, kehadiran mahasiswa di Kecamatan Lembang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan tata kelola pemerintahan desa sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon profesional yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan pembangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *