JATINANGOR – Politeknik STIA LAN Jakarta, Bandung, dan Makassar memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan terapan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Tiga Kampus yang diselenggarakan pada 22–24 Oktober 2026 di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional (Pusjar SKTAN), Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jatinangor, Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan akademik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta merumuskan langkah pengembangan pendidikan tinggi terapan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan tantangan pembangunan nasional.
Rakor diikuti jajaran pimpinan LAN RI, para direktur, wakil direktur, serta unsur pengelola akademik dan kelembagaan dari ketiga kampus. Rangkaian kegiatan diawali dengan arahan Direktur Politeknik STIA LAN Bandung Dr. Muhamad Nur Afandi, S.Pd., M. T., Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. R. Luki Karunia, S.E., Ak., M.A., dan Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr. Sulaeman Fattah, M.Si.
Sekretaris Utama LAN RI, Dr. Andi Taufik, M.Si., memberikan arahan dalam Rakor Tiga Kampus bahwa ini adalah momentum untuk menyelaraskan berbagai kebijakan strategis dalam pengembangan pendidikan terapan.
“Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah ketiga kampus, mulai dari penyempurnaan pedoman pendidikan, penguatan tata kelola kelembagaan, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen. Hasil pembahasan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah yang konkret dan terukur,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala LAN RI, Dr. Muhamad Taufiq, D.E.A., dalam sambutan dan arahannya menekankan pentingnya penguatan sinergi ketiga kampus untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan mampu menjawab tantangan pembangunan.
“Politeknik STIA LAN harus terus memperkuat kualitas pendidikan terapan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, dan kemampuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan nasional,” ujarnya.
Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya pemetaan potensi mahasiswa, penguatan pendidikan karakter, penyusunan portofolio, Skills Passport, dan Microcredential. Pembahasan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja melalui penguasaan kompetensi, keterampilan terapan, dan karakter profesional.
Rakor juga membahas revisi Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Terapan, penyempurnaan statuta, penguatan tata kelola kelembagaan, serta akselerasi kenaikan pangkat jabatan fungsional dosen. Berbagai agenda tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan pengembangan sumber daya manusia di ketiga kampus.
Dalam rangkaian kegiatan, Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara LAN RI, Dr. Agus Sudrajat, S.Sos., M.A., memberikan telaahan terhadap revisi pedoman pendidikan terapan. Sementara itu, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN, Dr.Tr. Erna Irawati, S.Sos., M.Pol.Adm., memberikan telaahan terkait pengembangan potensi dan kompetensi mahasiswa.
Dampak bagi Kampus, Mahasiswa, Masyarakat, dan Pembangunan Nasional
Melalui Rakor ini, ketiga Politeknik STIA LAN diharapkan semakin memiliki keselarasan kebijakan dan penguatan tata kelola pendidikan. Bagi mahasiswa, hasil pembahasan diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi, serta kesiapan memasuki dunia kerja.
Dampak yang lebih luas diharapkan dapat dirasakan masyarakat melalui hadirnya lulusan yang profesional, inovatif, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan administrasi publik. Penguatan pendidikan terapan juga menjadi bagian dari kontribusi LAN RI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul, transformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi bangsa dan negara.
Rangkaian Rakor diakhiri dengan penyampaian kesimpulan dan tindak lanjut hasil pembahasan oleh Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Bandung, dan Makassar. Hasil koordinasi ini diharapkan menjadi landasan dalam memperkuat kolaborasi ketiga kampus serta mewujudkan pendidikan terapan yang berkualitas, berdaya saing, dan berdampak bagi masyarakat.




