Sebagai upaya melestarikan budaya lokal dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kemerdekaan Republik Indonesia, Desa Wangunharja Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat mengadakan karnaval dengan mengajak seluruh warga di tiap RW untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.
Kegiatan melibatkan mahasiswa dan dosen Politeknik STIA LAN Bandung yang sedang mengadakan Magang di Desa dan Pengabdian kepada Masyarat. Mahasiswa terlibat sebagai juri karnaval. Peran dan posisi mahasiswa dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme warga dengan penilaian yang lebih objektif.
“Kegiatan karnaval kali ini ada pawai jampana dari tiap RW yang dilaksanakan rutin tiap tahun di Desa Wangunharja sebagai salah satu bentuk tradisi unik peringatan 17 Agustus”. Ungkap Kepala Desa Mangunharja Bapak Sukmara yang disampaikan kepada Tim yang diketuai Junizar Shaquila.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terciptanya sinergitas keterlibatan mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung yang dibimbing para dosen.
‘Selain kegiatan Karnaval, keberadaan mahasiswa selama satu bulan di desa juga, diharapkan dapat berkontribusi secara proaktif meningkatkan kualitas administrasi desa”, ujar Wadir II Bidang Administrasi Umum Ibu Ati Rahmawati, S.IP., M.E.
Kolaborasi dan sinergitas program Magades dengan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu upaya mewujudkan Kampus Berdampak. Mahasiswa dan dosen dituntut untuk menciptakan berbagai karya inovatif yang bermanfaat bagi pemerintahan desa dan masyarakat secara luas. “Aspek keberlanjutan menjadi tantangan utama yang dihadapi ke depannya”.ujar Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik STIA LAN Bandung.




