Desa Cikidang Luncurkan Inovasi Digital “SI-UJANG” untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Bandung Barat, 26 Agustus 2025 – Pemerintah Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat bersama mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung Prodi Administrasi Pembangunan Negara resmi meluncurkan inovasi digital pelayanan desa bernama SI-UJANG (Sistem Informasi Urusan Digital Desa Cikidang). Inovasi ini menjadi terobosan penting untuk menjawab berbagai kendala administrasi manual yang selama ini dialami masyarakat.

Peluncuran SI-UJANG dilakukan bertepatan dengan acara Laporan Akhir Magang Desa (MAGADES), dihadiri oleh perangkat desa, masyarakat, serta dosen pembimbing. Kepala Desa Cikidang dalam sambutannya menyampaikan bahwa SI-UJANG hadir untuk menjadikan pelayanan administrasi desa lebih cepat, efisien, transparan, dan mudah diakses.

SI-UJANG dibangun dengan memanfaatkan tools gratis yang sederhana namun efektif, seperti TapLink, Google Form, Google Drive, dan WhatsApp Business. Melalui sistem ini, warga dapat mengajukan berbagai layanan administratif secara daring, mengakses informasi penting, hingga menyampaikan aduan tanpa harus selalu datang ke kantor desa.

Perwakilan dosen pembimbing Politeknik STIA LAN Bandung menegaskan bahwa inovasi ini bukan hanya praktik digitalisasi, tetapi juga bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi desa menuju Smart Village. “SI-UJANG lahir dari kolaborasi mahasiswa dan perangkat desa dengan pendekatan praktis, murah, dan mudah dijalankan,” ujarnya.

Dengan hadirnya SI-UJANG, Desa Cikidang berharap dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengadopsi digitalisasi pelayanan publik. Inovasi ini juga sejalan dengan agenda nasional percepatan transformasi digital sebagaimana tertuang dalam Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang SPBE dan Perpres No. 82 Tahun 2023 tentang Transformasi Digital.

Selain peluncuran SI-UJANG, kegiatan MAGADES juga menghasilkan beberapa produk pendukung, seperti modul pelatihan Google Form, SOP pelayanan digital, infografis edukasi, video sosialisasi, serta desain profil desa. Semua produk ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas perangkat desa dalam mengelola pelayanan berbasis teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *