Politeknik STIA LAN Bandung Hadirkan Kepala Disdukcapil Kota Bandung dalam Kuliah Dosen Praktisi: Bahas Inovasi Layanan Publik dan Pembangunan Zona Integritas

Bandung, 19 Juni 2025 — Dalam rangka memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap praktik kebijakan publik, Politeknik STIA LAN Bandung menyelenggarakan kegiatan Kuliah Dosen Praktisi yang menghadirkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, H. Tatang Muhtar, S.Sos., M.Si. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 19 Juni 2025, pukul 09.00 WIB di Aula Politeknik STIA LAN Bandung, dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Pembangunan Negara Semester VI.

Kuliah praktisi ini merupakan bagian dari pembelajaran pada Mata Kuliah Teknik dan Praktek Monev Kebijakan yang diampu oleh empat dosen pengajar, yaitu Rofi’ Ramadhona Iyoega, S.P., M.Sos sebagai koordinator mata kuliah, serta Dr. Hendrikus T. Gedeona, S.I.P., M.Si., Septiana Dwi Putrianti, S.E., M.Com(Hons)., Ph.D., dan Riky Rinaldi Maulana, S.I.P., MAP.

Dalam sesi kuliahnya, H. Tatang Muhtar memaparkan secara mendalam mengenai kebijakan kependudukan serta urgensi pembangunan dan evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan instansi pemerintah. Beliau menekankan pentingnya integritas dan reformasi birokrasi dalam menciptakan layanan publik yang bersih, transparan, dan profesional.

Lebih lanjut, beliau juga memperkenalkan berbagai inovasi layanan kependudukan berbasis digital yang telah diterapkan di Disdukcapil Kota Bandung. Salah satu program inovatif yang menarik perhatian mahasiswa adalah MEPELING (Memberikan Pelayanan Keliling)—sebuah layanan mobile yang dilengkapi dengan perangkat teknologi informasi dan peralatan perekaman data kependudukan. Inisiatif ini menjadi solusi nyata dalam menjangkau masyarakat secara langsung, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan administrasi kependudukan.

Kegiatan ini mendapat respons antusias dari para mahasiswa yang aktif terlibat dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Para peserta mengaku mendapatkan wawasan baru, terutama mengenai bagaimana kebijakan dirancang dan dijalankan secara langsung oleh instansi pemerintah dalam konteks pelayanan publik.

Koordinator mata kuliah, Rofi’ Ramadhona Iyoega, menyampaikan bahwa kehadiran praktisi birokrasi di ruang kelas memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi mahasiswa. “Kegiatan ini adalah bentuk konkret dari kolaborasi antara dunia akademik dan dunia praktik. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga melihat langsung bagaimana kebijakan diimplementasikan dan tantangan apa saja yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Politeknik STIA LAN Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan nyata dunia kerja birokrasi, guna mencetak lulusan yang siap menjadi aparatur sipil negara yang inovatif, berintegritas, dan kompeten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *