Design Thinking for Educator: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dan Menyelaraskan Visi Bersama di Politeknik STIA LAN Bandung

Bandung – Pendekatan Design Thinking kini menjadi kebutuhan penting bagi pendidik untuk merancang pembelajaran yang lebih bermakna, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa. Menjawab tantangan tersebut, Politeknik STIA-LAN Bandung bekerja sama dengan The Local Enablers & Design Thinking Academy menyelenggarakan Design Thinking Certification for Educators yang berlangsung pada 24-25 November 2025 di Pasar Baru Square Hotel, Bandung, Jawa Barat.
Program sertifikasi dua hari ini diikuti oleh 23 dosen Politeknik STIA LAN Bandung dari empat program studi: Magister dan Sarjana Terapan Administrasi Pembangunan Negara, Sarjana Terapan Administrasi Bisnis Sektor Publik, dan Sarjana Terapan Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur. Kegiatan ini menjadi langkah strategis institusi dalam meningkatkan kompetensi dosen agar mampu mengembangkan pembelajaran dan kurikulum yang lebih user – centric , adaptif, dan relevan dengan perkembangan dunia pendidikan.
Pelatihan dibuka dengan pengenalan konsep dasar Why Design Thinking? yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendekatan empatik dalam memecahkan tantangan pembelajaran. Para peserta kemudian mempelajari bagaimana Design Thinking dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas kurikulum sehingga dapat menghasilkan profil lulusan yang sesuai dengan visi misi Politeknik STIA-LAN Bandung.
Pada sesi awal, Master Trainer dari Design Thinking Academy mengajak peserta mengeksplorasi mindset inovasi dan memahami bagaimana perubahan dapat dirancang melalui kerangka Theory of Change. Selanjutnya, peserta memasuki fase empati inti dari proses Design Thinking dengan membuat user persona dan user journey untuk memahami pengalaman belajar mahasiswa secara lebih mendalam. Melalui analisis ini, peserta belajar mengidentifikasi kebutuhan, tantangan, serta aspirasi mahasiswa yang sering tidak terlihat dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Memasuki hari kedua, kegiatan berlanjut dengan sesi praktik kreatif di mana para peserta merancang prototipe solusi pembelajaran. Menggunakan berbagai media visual dan materi sederhana, mereka menggambarkan ide-ide inovatif yang dapat diterapkan dalam proses belajar-mengajar di Politeknik STIA-LAN Bandung. Suasana pelatihan menjadi semakin interaktif ketika para dosen mulai menyusun Profil Lulusan (Graduate Profile) dan Program Educational Objectives (PEO) sebagai dasar pengembangan kurikulum yang lebih berdampak.
Melalui rangkaian sertifikasi ini, para dosen Politeknik STIA-LAN Bandung belajar bahwa inovasi dalam pendidikan tidak hanya bergantung pada teknologi atau metode baru, tetapi pada kemampuan memahami kebutuhan manusia di balik proses belajar. Design Thinking mendorong pendidik untuk melihat tantangan dari perspektif mahasiswa, bereksperimen, dan mengolah ide menjadi solusi yang dapat menciptakan pembelajaran lebih relevan dan bermakna.
Program ini menjadi bukti komitmen Politeknik STIA-LAN Bandung dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kapasitas dosen. Dengan keterampilan Design Thinking yang telah tersertifikasi, para dosen diharapkan mampu mengimplementasikan pendekatan inovatif dalam pengembangan kurikulum serta mendorong terciptanya lulusan yang unggul, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan organisasi publik masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *