Mahasiswa Prodi APN Politeknik STIA LAN Bandung Mendapatkan Juara 1 di Temu Administrator Indonesia 2025

Delegasi Politeknik STIA LAN Bandung melalui Himpunan Mahasiswa Administrasi Pembangunan Negara (HIMAPARA) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Temu Administrator Indonesia (Temu Admi) 2025 yang digelar di Universitas Brawijaya, Malang, 4 – 9 Agustus 2025. Tim ini sukses menyabet Juara 1 kategori Presentasi Makalah Penelitian, bahkan mengungguli tim tuan rumah.
Temu Administrator Indonesia merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan mahasiswa keilmuan Administrasi Publik/Negara dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Acara ini bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi, diskusi, dan pertukaran gagasan untuk membahas inovasi serta riset terkini di bidang administrasi publik.
Politeknik STIA LAN Bandung mengirimkan 3 delegasi untuk mewakili kampus dalam ajang Temu AdMI 2025, Adapun nama ketiga deleasi yang mewakili Politeknik STIA LAN Bandung adalah sebagai Berkut:
1.⁠ ⁠Wendri Sohara
2.⁠ ⁠Rizqan Fajar
3.⁠ ⁠Muhammad Alif Bajanegara
Delegasi Politeknik STIA LAN Bandung dibawah bimbingan Dr. Nita Nurliawati, S.Sos., M.Si.dan Dr. Siti Widharetno Mursalim, S.IP., M.Si., terlibat aktif di berbagai rangkaian kegiatan. Salah satunya, Rizqan Fajar dipercaya menjadi speaker dalam sesi public hearing sebagai perwakilan dari Cluster 2 yang berjudul “Transformasi Ekonomi, Perdagangan, dan Kedaulatan Pangan”, menyampaikan pandangannya terkait isu kebijakan publik dan rekomendasi kebijakan yang tengah dibahas di forum tersebut, yang dihadiri oleh para stakeholder dari pusat maupun daerah.
Pada puncak acara, delegasi mempresentasikan penelitian unggulan yang mengangkat “Model Tata Kelola Kedaulatan Berkelanjutan berbasis Indigenous Governance: Studi Suku Baduy”. Berkat analisis yang tajam dan penyampaian yang memikat, mereka berhasil merebut perhatian dewan juri sekaligus meraih penghargaan tertinggi di kategori ini.
“Alhamdulillah tiada kata lain selain mengucapkan rasa syukur setinggi-tingginya atas pencapaian ini, suatu kebanggaan bisa mewakili almamater di ajang nasional. Semoga ini juga bisa menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” ungkap Wendri selaku steering committee.
Alif juga menceritakan, “Bagi saya hal yang paling berkesan adalah momen pertemuan berbagai administrator muda di seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang membuat atmosfer akademis juga persaudaraan seluruh mahasiswa jurusan administrasi publik/negara. Saya juga mengucapkan rasa syukur ketika diberikan penghargaan yang tak lepas dari effort kita Bersama sebagai satu tim.”
Sementara itu, Rizqan menambahkan, “Bisa berdiri di depan forum nasional dan nyampaikan gagasan itu pengalaman yang nggak ternilai. Apalagi pas sesi public hearing, kita bisa langsung diskusi sama perwakilan daerah dan kementerian. Rasanya bangga banget bisa bawa suara mahasiswa ke level itu, dan kemenangan ini jadi penutup manis dari semua prosesnya.”
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung tak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam forum-forum nasional yang membahas masa depan administrasi publik. Lebih dari sekadar prestasi, bagi mereka capaian ini diharapkan mampu memicu semangat administrator muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia yang mementingkan kemaslahatan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *