Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik STIA LAN Bandung melalui Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa sukses menyelenggarakan Acara Puncak Mojang Jajaka (MOKA) LAN Bandung 2026 pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di Aula Politeknik STIA LAN Bandung. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian proses pemilihan duta kampus yang bertujuan melahirkan mahasiswa berprestasi, berkarakter, dan mampu menjadi representasi terbaik kampus dalam berbagai kesempatan.
Mengusung tema “Dwijati Wangsagra” yang bermakna Pribadi Terpilih yang Menjunjung Martabat, MOKA LAN Bandung 2026 tidak hanya berfokus pada aspek kompetisi semata, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi mahasiswa. Melalui ajang ini, para peserta dibekali nilai-nilai kepemimpinan, komunikasi, integritas, serta tanggung jawab sebagai bekal untuk menjadi agen perubahan dan duta kampus yang membanggakan.
Sebelum mencapai tahap grand final, para peserta telah melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, hingga penugasan individu. Selain itu, peserta juga mengikuti dua sesi workshop yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan public speaking, personal branding, serta kepemimpinan. Proses tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas bagi para finalis agar siap menghadapi tantangan dan menjalankan peran sebagai duta kampus.
Acara puncak dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Helen Intan Laura Nababan, Wakil Presiden Mahasiswa Muhammad Rafli Hidayat, serta Wakil Direktur III Politeknik STIA LAN Bandung, Dr. Achmad Sodik Sudrajat. Dalam sambutannya, para pimpinan dan panitia menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta harapan agar MOKA dapat terus menjadi wadah pengembangan generasi mahasiswa yang unggul, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Suasana semakin semarak dengan penampilan seni tradisional yang dibawakan oleh Mojang dan Jajaka Pinilih 2025. Penampilan tersebut menjadi pembuka yang memukau sebelum para finalis tampil dalam opening number, sesi catwalk, serta Unjuk Kabisa untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan potensi terbaik yang mereka miliki.
Tahapan penilaian kemudian berlanjut dengan pengumuman Top 4 Mojang dan Jajaka, yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama dewan juri untuk menguji wawasan, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi para finalis. Dari tahap tersebut, terpilih Top 3 Mojang dan Jajaka yang kemudian mengikuti sesi public speaking sebagai penilaian akhir guna menentukan Mojang dan Jajaka Pinilih LAN Bandung 2026.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman para pemenang yang berhak menerima piala, selempang, dan penghargaan sebagai simbol amanah baru yang mereka emban. Pada ajang MOKA LAN Bandung 2026, gelar Mojang dan Jajaka Pinilih diraih oleh Tiara Alifia Azzahra dan Rizal Wahyudin. Sementara itu, gelar Mojang dan Jajaka Wakil diberikan kepada Nayla Kresna Ramadhiani dan Daffan Lingga Raihansyah, serta gelar Mojang dan Jajaka Kameumeut diraih oleh Fatimah Nadia Ufairah dan Fauzan Darma Ariyansyah.
Setelah prosesi penobatan, para pemenang menyampaikan First Speech dan melakukan First Catwalk sebagai penampilan perdana mereka sebagai duta kampus, yang disambut meriah oleh seluruh hadirin. Momentum tersebut menjadi simbol dimulainya peran baru mereka sebagai representasi mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung yang menjunjung tinggi integritas, prestasi, dan pengabdian.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama yang melibatkan seluruh finalis, dewan juri, panitia, serta tamu undangan. Melalui penyelenggaraan MOKA LAN Bandung 2026, Politeknik STIA LAN Bandung berharap dapat terus melahirkan generasi mahasiswa yang menjunjung tinggi martabat, integritas, dan semangat pengabdian, sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam tema “Dwijati Wangsagra”.




