Tiga Inovasi Magades Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik Desa Cikahuripan

Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Pembangunan Negara, Politeknik STIA LAN Bandung, mengembangkan tiga inovasi untuk mendukung tata kelola pemerintahan Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Inovasi tersebut merupakan hasil Program Magang di Desa (Magades) yang berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2026 di bawah bimbingan Dr. Nita Nurliawati, S.Sos., M.Si. dan Rofi’ Ramadhona Iyoega, S.P., M.Sos.
Inovasi pertama adalah SAUYUNAN (Sistem Administrasi dan Pelayanan Umum Desa Cikahuripan), sebuah website untuk membantu perangkat desa mengelola persuratan dan pengarsipan secara digital. SAUYUNAN dikembangkan melalui kolaborasi mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung dengan Universitas Halim Sanusi. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pencarian dokumen dan mengurangi penginputan data berulang, sehingga mendukung efisiensi pekerjaan administrasi desa.
Inovasi kedua berupa pemetaan potensi perkebunan dan peternakan di wilayah Desa Cikahuripan. Pemetaan dilakukan melalui pengumpulan data di setiap RW untuk menggambarkan persebaran potensi lokal. Data tersebut dapat menjadi bahan awal bagi pemerintah desa dalam mengenali potensi wilayah dan mendukung perencanaan pembangunan.
Inovasi ketiga berupa rancangan dokumen standardisasi pelayanan, yang mencakup Standar Pelayanan Minimal (SPM), Standar Operasional Prosedur (SOP), Maklumat Pelayanan, dan Komitmen Pelayanan. Dokumen ini disusun sebagai bahan pendukung bagi pemerintah desa dalam memperjelas acuan pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.
Ketiga inovasi tersebut dipaparkan dalam kegiatan Diseminasi Hasil Magades pada 28 Oktober 2026. Sekretaris Desa Cikahuripan, Tuti Mulyani S.IP, mengapresiasi inovasi yang dikembangkan karena dinilai sesuai dengan kebutuhan pemerintah desa, terutama dalam mendukung administrasi dan pelayanan publik.
Melalui Magades, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu perkuliahan sekaligus memahami kebutuhan pemerintahan desa secara langsung. Bagi Desa Cikahuripan, hasil kegiatan ini menjadi dukungan awal dalam penataan administrasi, pemetaan potensi wilayah, dan penyusunan acuan pelayanan.
Keberlanjutan inovasi tersebut memerlukan pembaruan data, evaluasi, serta tindak lanjut dari pemerintah desa. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa diharapkan dapat terus mendukung penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *