Dari Sampah hingga Arsip Digital, Mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung Berinovasi

BANDUNG BARAT – Mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung menghadirkan tiga inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik, pengelolaan administrasi, dan kebersihan lingkungan di Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Ketiga inovasi tersebut dipaparkan dalam kegiatan Diseminasi Laporan Akhir Inovasi Magang Desa yang berlangsung pada Senin (26/10/2026) di Balai Desa Mekarwangi.

Kegiatan ini dihadiri oleh tiga dosen pembimbing, yakni Deni Fauzi Ramdani, S.Sos., M.A., Alikha Novira, S.Hum., M.I.Pol., dan Dr. Ir. Ely Sufianti, M.A., serta Kepala Desa Mekarwangi, Enjang Sumpena, perangkat desa, dan warga RW 09.

Tiga inovasi yang diperkenalkan meliputi SIPAHAS (Sistem Pengangkutan dan Pemilahan Sampah Terpadu), LENTERA (Layanan Elektronik Terpadu dan Administrasi Masyarakat), serta WARTA NAS (Wada Arsip dan Layanan Administrasi berbasis NAS). Ketiganya dikembangkan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan upaya penguatan tata kelola pemerintahan desa.

SIPAHAS berfokus pada pengelolaan sampah rumah tangga melalui pemilahan, pengangkutan terarah, dan pengolahan sampah organik menggunakan sarana bata terawang untuk pengomposan. Sementara itu, sampah anorganik diarahkan untuk penanganan lebih lanjut melalui kerja sama dengan pengepul sampah Bunisari di RW 06. Inovasi ini telah dilengkapi pembangunan sarana, sosialisasi, dan uji coba bersama masyarakat.

LENTERA dikembangkan untuk mempermudah pelayanan persuratan melalui sistem digital. Masyarakat dapat mengisi formulir dan mengunggah persyaratan secara daring. Setelah diverifikasi dan disetujui, dokumen digital dapat dikirimkan melalui WhatsApp, sedangkan surat asli diambil di kantor desa. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses dan efisiensi pelayanan administrasi.

Adapun WARTA NAS merupakan inovasi pengelolaan arsip digital menggunakan teknologi Network Attached Storage (NAS). Sistem ini mendukung penyimpanan dokumen secara terpusat, penataan arsip yang lebih terstruktur, pengaturan hak akses, serta pencadangan data untuk memperkuat tata kelola administrasi desa.

Kepala Desa Mekarwangi, Enjang Sumpena, mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia berharap ketiga inovasi tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan pelayanan administrasi dan pengelolaan lingkungan desa.

Melalui kegiatan Magang Desa, Politeknik STIA LAN Bandung terus mendorong penerapan pendidikan tinggi terapan yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Kehadiran ketiga inovasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah desa sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih efektif, tertata, dan responsif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *