Lembang, 31 Juli 2025 – Politeknik STIA LAN Bandung bersama Kecamatan Lembang secara resmi melepas 107 mahasiswa Program Studi Administrasi Pembangunan Negara (APN) untuk mengikuti Program Magang di Desa (Magades) 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Lembang dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Lembang, Kepolisian, TNI, serta para Kepala Desa dan ketua BPD.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Politeknik STIA LAN Bandung Dr. Muhamad Nur Afandi, S.Pd., M.T., Camat Lembang Drs. Bambang Eko Setyowahjudi, Wakil Direktur 1, 2, dan 3 beserta civitas akademik, Kapolsek Lembang, Danramil Lembang, Sekretaris Camat, para Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Lembang, serta dosen pembimbing Magades. Secara khusus, ucapan terima kasih disampaikan kepada Kepala Desa Lembang dan Ketua BPD Lembang yang telah bersedia menjadi tuan rumah.
Direktur Politeknik STIA LAN Bandung menyampaikan bahwa Magades bukan hanya sekadar program magang, tetapi wadah pembelajaran yang menyatu dengan realitas kehidupan masyarakat desa. “Kami percaya bahwa desa adalah tempat terbaik untuk belajar kepemimpinan, kolaborasi, dan membangun empati. Mahasiswa kami akan belajar langsung dari dinamika masyarakat dan berkontribusi nyata melalui inovasi yang bermanfaat,” ujarnya.
Tujuan utama Magades adalah memberikan pengalaman kerja nyata di pemerintahan desa sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis kebijakan publik, merancang perencanaan pembangunan, dan melaksanakan pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat. Selain itu, program ini mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam menghasilkan inovasi yang relevan, praktis, dan berkelanjutan bagi tata kelola desa.
Tahun ini, sebanyak 107 mahasiswa angkatan 2022 semester 7 akan ditempatkan di 9 desa di wilayah Kecamatan Lembang, dengan komposisi 11–13 mahasiswa per desa. Mereka akan dibimbing oleh dosen pendamping dari kampus dan pembimbing lapangan dari desa masing-masing. Pelaksanaan Magades berlangsung mulai 1–31 Agustus 2025, dengan kewajiban menginap minimal 2 minggu.
Setiap kelompok diwajibkan mengembangkan satu proyek inovasi yang relevan dengan kebutuhan desa dan mempresentasikan hasilnya di akhir program.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Politeknik STIA LAN Bandung dan Kecamatan Lembang terkait penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menjadi dasar penguatan kolaborasi kedua belah pihak dalam berbagai program pengembangan desa.
Camat Lembang, Drs. Bambang Eko Setyowahjudi, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin baik dengan Politeknik STIA LAN Bandung. “Program Magades ini sangat positif karena mendorong mahasiswa untuk memahami dinamika pemerintahan desa sekaligus melahirkan ide-ide inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap mahasiswa bisa memberi kontribusi nyata dan membawa semangat baru bagi desa,” tuturnya.
Dengan semangat “desa membangun”, kegiatan Magades 2025 diharapkan menjadi wadah sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Harapannya, mahasiswa dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial. Diharapkan pula hasil inovasi yang dihasilkan dapat terus dimanfaatkan oleh desa, sehingga meninggalkan jejak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.




