Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lembaga Administrasi Negara (LAN) memasuki puncak acara.
Kegiatan yang dipusatkan pada akhir pekan ini diwarnai dengan penampilan kreatif mahasiswa baru, Pengenalan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Fair serta unit kegiatan mahasiswa (UKM).
Ketua PKKMB Orkestra, Alyaa Raabiatul Adawiyyah, menjelaskan, kegiatan ini merupakan penutup dari rangkaian panjang PKKMB yang telah berlangsung hampir satu bulan.
“Kalau diibaratkan, ini tuh hari terakhir penutupan. Jadi konsepnya lebih ke happy-happy, pengenalan kampus, pengenalan UKM dan ormawa. Mahasiswa baru bisa lebih dekat dengan lingkungan kampus,” kata Alyaa yang merupakan mahasiswa jurusan Administrasi Pembangunan Negara, saat ditemui di STIA LAN, Jalan Hayam Wuruk No 34-38, Kota Bandung, Sabtu (23/8/2025).
Alyaa menjelaskan, mahasiswa baru STIA LAN telah melalui berbagai kegiatan, termasuk pelatihan bela negara di Dodik Lembang selama tiga hari dua malam.
Di sana, para mahasiswa dilatih kedisiplinan, kemandirian, hingga baris-berbaris.
“Itu rangkaian wajib, jadi PKKMB di sini bukan hanya ospek, tapi juga ada kegiatan bela negara. Semua untuk melatih mental dan fisik mahasiswa,” ucap Alyaa.
Puncak PKKMB kali ini dikemas dengan acara yang menampilkan kreativitas mahasiswa baru.
Sebanyak 364 mahasiswa baru dibagi menjadi 12 kelompok, masing-masing beranggotakan sekitar 30 orang.
Mereka diberikan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kekompakan melalui berbagai penampilan, salah satunya kabaret.
“Dekorasi, kostum, semua dibuat sendiri oleh mahasiswa baru. Dari situ kita ingin melatih mereka supaya bisa kreatif, bisa menghadapi situasi baru, sekaligus belajar kerja sama,” ungkap Alyaa.
Selain penampilan, acara ini juga menjadi wadah pengenalan ormawa dan UKM kampus, mulai dari BEM, DPM, himpunan mahasiswa jurusan, hingga UKM bidang seni dan olahraga.
“Biasanya yang paling banyak diminati itu himpunan dan BEM. Tapi semua UKM punya peminat masing-masing, tergantung minat dan hobi mahasiswa, ada seni tari, futsal, badminton, sampai kelompok prestasi,” ucap dia.
Mahasiswa baru pun didorong untuk aktif mengembangkan diri melalui kegiatan kampus.
Sertifikat dari PKKMB bahkan menjadi syarat penting bagi mereka yang ingin terlibat lebih lanjut dalam kepanitiaan atau organisasi.
“Kalau mau ikut kepanitiaan atau himpunan, biasanya sertifikat PKKMB ini jadi salah satu poin penting. Jadi memang semua diarahkan untuk berkembang, bukan hanya akademik, tapi juga organisasi dan kreativitas,” kata Alyaa.
Penyelenggaraan puncak PKKMB ini dipimpin oleh BEM STIA LAN bersama panitia yang terdiri atas mahasiswa lintas angkatan.
Alyaa berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan dunia perkuliahan.
“Harapan kita, mahasiswa bisa mengenal kampus lebih dekat, mengenal UKM dan ormawa, serta mulai mengembangkan diri. Dari SMA menuju kuliah itu harus ada perkembangan lebih kritis, kreatif, dan mampu menghadapi situasi baru. Kita ingin mereka tidak hanya kuliah, tapi juga berorientasi pada pengembangan diri,” katanya.




